Cara install aplikasi Telegram di Linux

Telegram merupakan sebuah aplikasi chatting yang ringan dan menjadi primadona bagi sebagian besar orang. Telegram dapat menyimpan, mengirimkan pesan, foto, video, dan berbagai macam file. Besarnya file yang bisa dikirim mencapai 1,5 GB. Pesan yang diterima bisa disimpan di cloud atau diunduh ke ponsel.

Langsung aja ya, yang mau tau cara install telegram di Ubuntu :

Buka terminal, bisa dengan Ctrl+Alt+T Lalu ketik syntax sebagai berikut :

sudo add-apt-repository ppa:atareao/telegram

sudo apt-get update

sudo apt-get install telegram
  1. Perintah Pertama merupakan perintah untuk menambahkan PPA telegram pada repositori ubuntu. dan PPA sendiri adalah Personal Package Archive yang merupakan repositori software untuk mengupload package source yang nantinya digunakan untuk mempublish lewat Advanced Packaging Tool (APT). 
  2. Perintah Kedua merupakan perintah untuk update repositori ubuntu (setelah di tambahkan telegram)
  3. Perintah Ketiga merupakan syntax untuk menginstall telegram lewat terminal Ubuntu.
Tiga syntax diatas merupakan cara untuk install telegram lewat PPA, 
Selamat mencoba ...

Abat 7 Pelaut indonesia sudah mengenal Angin Pasat, Faktor dan Dampaknya bagi pelayaran


Sudah kita ketahui dari pelajaran Geografi, bahwa Tanah air kita Indonesia berada di wilayah angin pasat. Angin pasat adalah angin yang bertiup tetap sepanjang tahun dari daerah subtropis menuju ke daerah ekuator (khatulistiwa). Terdiri dari Angin Pasat Timur Laut bertiup di belahan bumi Utara dan Angin Pasat Tenggara bertiup di belahan bumi Selatan.
Sebelah selatan garis katulistiwa berembus angin pasat tenggara dan sebelah utara katulistiwa berembus angin pasar timur laut. Keadaan demikian berlangsung sepanjang tahun akibat berputarnya bumi pada sumbunya. Tetapi karena peredaran bumi mengitari matahari, maka di wilayah indonesia angin pasat itu berubah arah. Angin pasat tenggara waktu melintasi garis katulistiwa berubah arah menjadi angin barat daya. Sedangkan angin pasat timur laut waktu melintasi garis katulistiwa berubah menjadi angin barat laut. Indonesia terletak diantara benua Asia dan Australia yang mempunyai pengaruh besar pada berembusnya angin. Bila di Benua Australia musim panas, maka tekanan udara di bagian selatan menjadi rendah. Angin akan berubah arah cenderung ke timur, sedangkan bila di Benua Asia musim panas, maka angin akan berembus ke barat, karena itu terjadilah angin musim yang setiap setengah tahun berubah arah. Pada umumnya di indonesia pada bulan Desember sampai Pebruari berembus angin barat, dan pada bulan September sampai Nopember berembus angin timur.
Biasanya masyarakat terutama di pesisir Pulau Jawa, Malaku dan sekitarnya akan memanfatkan hal tersebut . Pada bulan Oktober kapal kapal yang tidak bermesin atau kapal pinisi berangkat dari maluku menuju pusat perdagangan bagian barat, yaitu sekitaran Ujung pandang, Gresik, Demak, Banten sampai Malaka. Sedangkan bulan Maret kapal berlayar ke pelabuhan-pelabuhan di timur dengan menggunakan angin barat. Pada bulan September sampai Desember angin balik berembus ke selatan. Dan sampai sekarang khususnya di wilayah Pantura Jawa seperti, Pekalongan, Batang, Rembang sampai Juawana, walaupun kapal kapal sudah bermesin tetapi masih menggunakan metode ini. Jadi kesimpulannya di dalam angin terdapat pelajaran dan nasihat yang sangat berharga serta tanda kekuasaan yang menunjukkan keagungan dan kesempurnaan sang pencipta.

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ يُرْسِلَ الرِّيَاحَ مُبَشِّرَاتٍ وَلِيُذِيقَكُمْ مِنْ رَحْمَتِهِ وَلِتَجْرِيَ الْفُلْكُ بِأَمْرِهِ وَلِتَبْتَغُوا مِنْ فَضْلِهِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ (46)


Yang artinya, “Dan di antara tanda-tanda kekuasan-Nya adalah bahwa Dia mengirimkan angin sebagai pembawa berita gembira dan untuk merasakan kepadamu sebagian dari rahmat-Nya dan supaya kapal dapat berlayar dengan perintah-Nya dan (juga) supaya kamu dapat mencari karunia-Nya. Mudah-mudahan kamu bersyukur” (QS ar Rum: 46).

وَتَصْرِيفِ الرِّيَاحِ وَالسَّحَابِ الْمُسَخَّرِ بَيْنَ السَّمَاءِ وَالأرْضِ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ (164)

Yang artinya, “Dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.” (QS. al Baqarah: 164). 

Angin punya peranan penting dalam kehidupan. Kita sebagai hambaNYA hanya bisa bersyukur kepada Allah SWT atas rotasi bumi yang telah menghasilkan sirkulasi angin yang tetap dan bermanfaat bagi kehidupan. Daerah pertemuan angin pasat timur laut dan tenggara ada di sekitar lintang 10°LU–10°LS yang merupakan daerah tenang (doldrum) atau Daerah Konvergensi Antar Tropik (DKAT). Posisi DKAT ini relatif alias tidak tetap karena mengikuti gerak semu tahunan matahari namun hanya diantara 10 derajat LU/LS.

   "Salam Sobat Pelaut Indonesia"
Referensi ayat :
https://muslim.or.id/

Cara membaca niat berzakat Fitrah dan Manfaat berzakat

Manfaat berzakat :
  1. Menyempurnakan Iman Seperti yang dikutip dari (HR. Bukhari: 13) Rasulullah SAW bersabda, " Salah seorang di antara kalian tidaklah beriman (dengan iman sempurna) sampai ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri."
  2. Menenangkan Hati Dengan berzakat, maka akan melatih diri kita agar mampu belajar Ikhlas. Jad, di saat kita berzakat dengan tulus, tanpa paksaan, dan ikhlas, maka kamu melakukan kebaikan untuk orang lain dan akan memberikan keselamatan bagi diri.
  3. Sebagai Pelindung Diri Zakat mampu mencegah melindungi diri kita dari bencana yang diturunkan oleh Allah SWT ke bumi. Dengan berzakat, maka kita mampu memadamkan kemurkaaan Allah SWT.
  4. Meningkatkan Rezeki Berzakat juga mampu meningkatkan dan menyucikan kekayaaan. Bahkan dalam Hadist juga disebutkan jika Allah SWT akan meningkatkan kualitas hidup seseorang yang rajin berzakat “Kekayaan tidak akan berkurang karena amal.”
  5. Meningkatkan Keberkahan Zakat juga menjadi kunci agar harta kita menjadi berkah. Bukan berarti harta kamu akan menjadi banyak, namun, harta berkah adalah harta yang selalu ada saat dibutuhkan dan membuat pemiliknya selalu merasa tenang.
Berikut niat berzakat Fitrah :
Niat Zakat Fitrah untuk Diri sendiri
Niat Zakat Fitrah untuk Istri
Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan
Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki
Niat Zakat Fitrah untuk orang yg diwakilkan
 Silahkan dishare, semoga bermanfaat

Taqabbalallahu minna waminkum, siyamana wasiyamakum, kullu am wa antum bikhair. Semoga Allah menerima puasa kita semua, dan sepanjang tahun selalu dalam kebaikan.
Selamat Hari Raya Idul Fitri, Minal Aidin Walfaizin.
Semoga kembali suci dan gapai kemenangan, mohon maaf lahir dan batin.
Amin ya Allah ... 

Sejarah Singkat tentang Indonesia Mengajar

Pada waktu itu Bapak Anies Baswedan adalah Ketua dari gerakan Indonesia Mengajar dan Rektor Universitas Paramadina. Sebagai inisiator, sejak pertengahan 2009 Bapak Anies mulai mengajak beberapa kawan seide untuk membentuk GIM dan mendorong kemajuan pendidikan di Indonesia, bukan melalui seminar dan diskusi tetapi melalui program konkret mengirimkan sarjana terbaik Indonesia menjadi Guru SD. Semasa kuliah, Bapak Anies aktif di pergerakan mahasiswa, menjadi ketua Senat Mahasiswa UGM. Dari sana Bapak Anies memiliki hubungan dekat dengan alm. Prof. Koesnadi Hardjasoemantri, Rektor UGM dan mantan Ketua Dewan Mahasiswa UGM. Pak Koes dan Pengerahan Tenaga Mahasiswa di era 1950-an (mahasiswa menjadi guru SMA di luar Jawa) [2] ini yang sering ia kutip sebagai salah satu inspirasi dalam mengembangkan program Indonesia Mengajar.

Selepas dari aktivitas di Senat Mahasiswa, di sekitar 1996-an Bapak Anies dan kawan-kawan aktivis di Yogyakarta mendirikan Center for Student and Community Development (CSCD). Lembaga ini berkeliling mengembangkan dan mengadakan training kepemudaan di desa-desa tertinggal. Nama programnya adalah Program Pengembangan Pemuda Desa Tertinggal (PPDT) yang berbentuk training motivasi dan keterampilan di sekitar lima puluh desa di Kalimantan Timur, Jawa Tengah, dan berbagai wilayah lain. Dari pengalaman dalam pergerakan dan interaksi lintas kelompok, pikiran ekspresif Bapak Anies sering muncul dengan pendekatan dan cara pandang baru dalam melihat persoalan di Indonesia.

Pengajar Muda adalah sebutan untuk para guru hasil didikan Gerakan Indonesia Mengajar. Dalam proses rekrutmen Pengajar Muda angkatan I (2010), Indonesia Mengajar berhasil menarik 1.383 pendaftar dari seluruh Indonesia. Pada angkatan II (2011), total pendaftar naik tiga kali lipat dan persentase penerimaan mencapai 1,5% dari 4.368 pendaftar yang merupakan sarjana lulusan univeritas dalam dan luar negeri. Pendaftaran pada angkatan III (2011) mencapai 5.266 pendaftar, sedangkan untuk angkatan IV (2012) mencapai 8.501 pendaftar. Sampai saat ini, Indonesia Mengajar telah mengirimkan sekitar enam ratus lebih generasi muda terpilih untuk menjadi Pengajar Muda yang ditempatkan di 134 desa di tujuh belas kabupaten.
 
Berikut Tahapan-Tahapan Pengajar Muda :

Fase 1 : Rekrutmen dan Seleksi
Untuk menjadi seorang Pengajar Muda, ada beberapa fase yang harus dilalui. Fase pertama adalah Fase Rekrutmen. Dalam fase ini, calon Pengajar Muda diimbau untuk membuat akun terlebih dahulu dan kemudian mengisi serta mengirimkan aplikasi online tersebut pada saat periode rekrutmen. Aplikasi online ini merupakan pintu terdepan dari keseluruhan proses seleksi Pengajar Muda yang di dalamnya terdapat beberapa bagian yang harus diisi, salah satunya adalah esai. Ceritakan dan tunjukkan passion, semangat, dan motivasi Anda yang kuat serta pengalaman pribadi yang dapat mendukung Anda untuk menjadi Pengajar Muda.

Para kandidat yang lolos seleksi tahap I, akan dipanggil untuk mengikuti seleksi tahap II. Seleksi ini merupakan penilaian langsung yang terdiri dari wawancara dan beberapa tes lainnya yang akan dilaksanakan selama satu hari penuh. Seleksi dilaksanakan di beberapa kota seperti Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar (tentative). Selanjutnya, bagi yang lolos seleksi tahap II akan dipanggil untuk Tes Kesehatan. Bagi calon Pengajar Muda yang lolos hingga tahap akhir, akan mengikuti rangkaian berikutnya, yaitu Fase Pelatihan.

Fase 2 : Pelatihan
Pelatihan calon Pengajar Muda dilaksanakan secara intensif selama 7 minggu. Materi pelatihan tidak hanya mencakup keterampilan mengajar secara teori dan praktik, tetapi juga hard skill dan soft skill lain yang mendukung, seperti; keterampilan fisik, belajar kreatif, leadership skill, problem solving, adaptasi masyarakat, advokasi, health and safety, dan sebagainya. Pelatihan ini ditujukan untuk memberikan bekal bagi calon Pengajar Muda dalam melaksanakan tugas mereka di daerah penempatan selama setahun. Dalam masa pelatihan, calon Pengajar Muda mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan tokoh-tokoh inspiratif dari berbagai macam latar belakang profesi dan keahlian dalam sesi kepemimpinan. Materi-materi diberikan oleh para ahli yang kompeten di bidangnya masing-masing.
Para calon Pengajar Muda juga mendapatkan kesempatan untuk mengaplikasikan apa yang telah mereka pelajari selama pelatihan melalui praktik mengajar di SD-SD yang terletak di sekitar lokasi pelatihan.

Fase 3 : Penempatan dan Penugasan
Setelah melewati fase pelatihan, calon Pengajar Muda dinyatakan resmi menjadi Pengajar Muda. Mereka akan bertugas di berbagai pelosok Indonesia selama setahun di sekolah dasar (dapat negeri atau swasta) yang ditentukan bersama dengan Dinas Pendidikan daerah. Proses pemberangkatan Pengajar Muda ke daerah masing-masing dilakukan secara kelompok per daerah, dan secara langsung setelah pelatihan berakhir. Selama bertugas di daerah penempatan, masing-masing Pengajar Muda tinggal bersama dengan keluarga angkat selama mereka bertugas. Selama masa tugas, Pengajar Muda tidak hanya menjalankan amanah mengajar di sekolah, tetapi juga aktif berinteraksi dengan masyarakat setempat. Diharapkan, dengan adanya interaksi tersebut, Pengajar Muda dapat memahami dan mengambil pelajaran secara langsung mengenai kearifan lokal serta kehidupan masyarakat di akar rumput. Sebagai Pengajar Muda, ada empat kategori tugas yang dilaksanakan di sekolah maupun di desa, antara lain;
  1. Kegiatan kurikuler, merupakan komponen pokok program, yaitu segala kegiatan terkait belajar-mengajar dari sejak perencanaan belajar sampai evaluasi.
  2. Kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.
  3. Kegiatan pembelajaran masyarakat, yaitu segala kegiatan belajar bersama masyarakat,
  4. Kegiatan jaringan dan advokasi pendidikan, yaitu segala kegiatan untuk membangun, memelihara dan menjalin komunikasi dengan pemangku kepentingan di bidang pendidikan di wilayah terkait.
Pengajar Muda diminta untuk mengambil inisiatif dalam menyusun sendiri programnya disesuaikan dengan kondisi yang ada, mengomunikasikan dengan pihak sekolah atau pihak terkait lain, menggalang dukungan komunitas serta melaksanakan kegiatan dengan sumber daya yang terbatas. Pengajar Muda dibentuk dalam tim-tim tertentu sebagai kelompok untuk saling mendukung. Koordinasi dan komunikasi, baik antara sesama Pengajar Muda dalam satu tim maupun dengan tim Indonesia Mengajar, dilakukan secara rutin. Selain itu, Pengajar Muda juga melakukan refleksi dan evaluasi secara berkala terkait dengan tugas mereka di daerah penempatan. Secara umum, fasilitas seperti listrik dan sinyal komunikasi terbatas. Dalam beberapa kasus, wilayah tertentu memiliki lokasi yang cukup jauh, sulit terjangkau, serta minim listrik dan sinyal.

Fase 4 : Pasca-Penempatan
Setelah menyelesaikan tugas dalam memenuhi janji kemerdekaan dan menebar inspirasi selama setahun di daerah pelosok, para Pengajar Muda mendapatkan keleluasaan untuk melanjutkan rencana jangka panjang mereka. Tentunya, setelah mendapatkan pengalaman yang berharga selama setahun, para Pengajar Muda mengalami perkembangan dalam hal leadership skill dan soft skill lainnya.
Lokasi penempatan : 
Indonesia Mengajar sudah menempatkan sekitar enam ratus lebih orang Pengajar Muda ke tujuh belas daerah di berbagai pelosok Indonesia, yaitu antara lain :
  1. Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh
  2. Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau
  3. Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan
  4. Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan
  5. Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung
  6. Kabupaten Lebak, Provinsi Banten
  7. Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur
  8. Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat
  9. Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur
  10. Kabupaten Kep. Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara
  11. Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat
  12. Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah
  13. Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat
  14. Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur
  15. Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara
  16. Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Provinsi Maluku
  17. Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat
Indonesia Mengajar (IM) merupakan sebuah lembaga nirlaba yang merekrut, melatih, dan mengirim generasi muda terbaik bangsa ke berbagai daerah di Indonesia untuk mengabdi sebagai Pengajar Muda (PM) di Sekolah Dasar (SD) dan masyarakat selama satu tahun. Penggagasnya, Bapak Anies Baswedan memulai gerakan Indonesia Mengajar pada tahun 2009 untuk menjadi lebih dari sekadar program, tetapi sebagai gerakan untuk mengajak bersama masyarakat yang berikhtiar untuk ikut berperan aktif mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai wujud upaya melunasi janji kemerdekaan.
 
Visi Gerakan Indonesia Mengajar adalah Suatu gerakan usaha untuk mengajak semua pihak untuk ambil bagian memajukan pendidikan di Indonesia. Cita-citanya adalah terlibatnya seluruh lapisan masyarakat dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai janji kemerdekaan. Bangsa yang dipenuhi oleh pemimpin berbagai bidang dengan kompetensi global dan pemahaman akar rumput.

Misi Kami di Indonesia Mengajar : Pertama : Mendorong terciptanya dampak yang berkelanjutan di daerah entitas sasaran. Kedua : Membangun jejaring pemimpin masa depan yang memiliki pemahaman akar rumput. Ketiga : Mendorong tumbuhnya gerakan sosial pendidikan di Indonesia.
Indonesia Mengajar memiliki kegiatan utama yaitu merekrut, melatih dan mengirimkan anak muda Indonesia yang merupakan lulusan terbaik perguruan tinggi untuk bertugas selama satu tahun di berbagai daerah di Indonesia sebagai guru sekolah dasar. Di luar tugas dasarnya sebagai guru, para Pengajar Muda memiliki mandat untuk menggerakkan perubahan perilaku di tempatnya bertugas.
dikutip dari : https://id.wikipedia.org

Yuk ikutan gabung ...
https://indonesiamengajar.org

Cara mudah mencari nilai data Distribusi Frekuensi dengan menggunakan Excel/Calc

Contoh Soal : 

Berikut ini disajikan data tentang kiriman uang yang diterima siswa (dalam ribu rupiah)

300    400    500    350    700    550    350    800    900    1.450
400    500    600    900    750    650    400    700    600    1.000
600    540    700    800    600    500    670    780    900    1.200
600    750    560    850    400    660    740    950    800    1.500
600    700    800    400    500    600    700    800    600    1.200
1. Tentukan Jumlah Kelas dengan menggunakan pedoman Sturges dibulatkan
2. Hitung Range yaitu (Data Tertinggi – Data Terendah)
3. Hitung Kelas Interval (Interval Class) yaitu  (Range : Jumlah kelas)    
4. Tentukan Class distribusi
5. Buat Tabulasi Datanya


Penyelesaian : 


Pertama :

Buat Tabulasi Datanya sebagai berikut :


Kelas Jumlah Kiriman Uang Titik tengah (x) Frekuensi Fk < Fk > Nilai tepi bawah Nilai tepi atas
1 300 471,00 386 8 8 42 299,5 471,5
2 472 643,00 558 15 23 27 471,5 643,5
3 644 815,00 730 17 40 10 643,5 815,5
4 816 987,00 902 5 45 5 815,5 987,5
5 988 1159,00 1.074 1 46 4 987,5 1159,5
6 1.160 1331,00 1.246 2 48 2 1159,5 1331,5
7 1.332 1503,00 1.418 2 50 0 1331,5 1503,5

171

50



Untuk mencari nilai sesuai dengan tabel adalah sebagai berikut :

  1. untuk mencari jumlah kiriman uang rumus =(300+interval yg sudah dibulatkan)-1 sampai dengan nilai =(1.332+interval yg sudah dibulatkan)-1
  2. untuk mencari titik tengah gunakan rumus =(300+471)/2 
  3. untuk mencari frekuensi gunakan rumus ={FREQUENCY(A$2:J$6;C$14;C$20)} lihat gambar dibawah
  4. untuk mencari frekuensi kurang dari gunakan rumus  =0+8 kemudian =8+15 sesuai tabel diatas sampai dengan terakhir =2+48
  5. untuk mencari frekuensi lebih dari gunakan rumus =50-8 kemudian =42-15 sesuai tabel diatas sampai dengan terakhir =2-2
  6. untuk mencari nilai tepi bawah gunakan rumus =((300-1)+300)/2 sesuai tabel diatas sampai dengan terakhir =((1.332-1)+1.332)/2
  7. untuk mencari nilai tepi atas gunakan rumus =((471+1)+471)/2 sesuai tabel diatas sampai dengan terakhir =((1.503+1)+1.503)/2
Kedua : 

Mencari Jumlah Kelas dengan menggunakan pedoman Sturges dengan Rumus sebagai berikut : K=1+3,3 log 50 = 6,60 dibulatkan menjadi 7 (Artinya : menjumlahkan semua frekuensi dari kelas ke1 sampai kelas ke7 (Berikut rumus mencari frekuensi dalam excel,


Sesuai gambar tersebut dapat kita simpulkan sebagai berikut :
  1.     untuk mencari nilai tertinggi/MAX => rumus =MAX(A2:J6)
  2.     untuk mencari nilai terendah/MIN => rumus =MIN(A2:J6)
  3.     untuk mencari range => rumus =data tertinggi dikurangi data terendah
  4.     untuk mancari jumlah Data => =COUNT(A2:J6)
  5.     untuk mencari jumlah kelas => =1+3,322*LOG(D26)
  6.     untuk mencari interval => =range dibagi jumlah kelas
  7.     alangkah baiknya hasil jumlah interval dibulatkan


Silahkan dicoba, semoga membantu

Menjelaskan tentang bagaimana Uji Hipotesis Satu Sisi dan Uji Hipotesis Dua Sisi


Untuk menentukan apakah pengujian yang dilakukan merupakan uji satu sisi atau dua sisi, harus melihat hiotesis yang akan diuji.

Pengertian :

Uji satu sisi dilakukan jika pada H1 yang akan diuji terdapat pertidaksamaan yang mengarah kepada kriteria tertentu.
 
Contoh :
  • Peneliti ingin mengetahui apakah penjualan daerah A lebih besar dibandingkan daerah B
  • Peneliti ingin mengetahui apakah curah hujan di Bogor lebih sedikit daripada di Bandung
  • Peneliti ingin menguji apakah tekanan darah menurun setelah diberikan treatment.
Uji dua sisi dilakukan jika pada hipotesis Ho dan H1 yang akan diuji hanya mengandung persamaan dan pertidaksamaan.

Contoh :
  • Peneliti ingin mengetahui apakah penjualan daerah A berbeda ( tidak sama) dengan di daerah B
  • Peneliti ingin mengetahui apakah terdapat perbedaan curah hujan di Bogor dan di Bandung
  • Peneliti ingin menguji apakah terjadi perbedaan tekanan darah sebelum dan setelah diberi treatment.
Kesimpulan :
Pengujian Hipotesis, adalah suatu prosedur yang dilakukan dengan memutuskan apakah menerima atau menolak hipotesis mengenai parameter populasi, tujuannya ingin mendapatkan kesimpulan mengenai suatu populasi berdasarkan sampel yang dimiliki.

Langkah-langkah pengujian hipotesis :
  1. Menetapkan hipotesis nol (H0) dan hipotesis alternatif (H1)
  2. Pilih tingkat signifikansi, yaitu (alfa)
  3. Pilih statistik pengujian yang sesuai
  4. Rumusan sebuah aturan keputusan
  5. Buatkan keputusan mengenai hipotesis nol berdasarkan informasi sampel tersebut.

Contoh Soal : Uji satu sisi

Seorang peneliti ingin mengetahui apakah perusahaan pembuat mesin bubut rata-rata masih tetap memproduksi 30 buah mesin bubut per harinya atau lebih kecil dari itu. Data-data sebelumnya diketahui bahwa standar deviasinya 25. Kemudian sebagai alat penguji, diambil sampel penelitian sebanyak 100 dan diperoleh rata-rata produksi mesin bubut 27 buah.
Apakah nilai tersebut masih dapat diterima sehingga produksi mesin bubut 30 buah per harinya? Ujilah dengan taraf nyata 5%.

Jawaban Soal

Diketahui :
n = 100 ;
a = 5% ;
mo = 30 ;
s = 25 ;
X = 27

a. Formula Hipotesis
Ho : m = 30
Ha : m < 30

b. Taraf nyata dan nilai Z tabel
a = 5%
Z 0,05 = -1,65 (Uji sisi kiri)

c. Kriteria pengujiannya
Ho diterima jika : Zo > -1,65
Ho ditolak jika : Zo < -1,65

d. Uji Statistik
Zo = (27 - 30) / (25/1001/2) = -1.2
maka Zo > -1,65 Ho diterima

e. Kesimpulan
Nilai uji Z (-1,2) ternyata berada pada daerah yang menerima Ho, sehingga dapat disimpulkan bahwa perusahaan pembuat mesin bubut berhasil memenuhi target produksi yaitu mampu memproduksi 30 buah mesin bubut per harinya.



Contoh Soal : Uji Dua sisi

Populasi balok kayu jati pada sebuah pabrik meiliki panjang rata-rata 80 cm dengan simpangan baku 7 cm. Setelah 3 tahun beroperasi, konsumen meragukan panjang balok kayu jati tersebut. Guna meyakinkan keabsahan hipotesis itu, seorang peneliti mengambil sampel acak 100 balok kayu jati dengan panjang yang berbeda beda dan diperoleh hasil perhitungan panjang rata-rata ikan adalah 83 cm dan standar deviasinya tetap.
Apakah ada alasan untuk meragukan bahwa rata rata panjang balok kayu jati yang dihasilkan sama dengan 80 cm pada taraf signifikan 5% ?

Jawaban Soal

Diketahui : 
n = 100 ;
a = 5% ;
mo = 80 cm ;
s = 7 cm ;
X = 83 cm

a. Formula Hipotesis
Ho : m = 80
Ha : m ≠ 80

b. Taraf nyata dan nilai z tabel
a = 5%
Za/2 = 1,96 (Uji dua arah)

c. Kriteria pengujiannya
Ho diterima jika : -1,96 < Zo < 1,96
Ho ditolak jika : Zo > 1,96 atau Zo < -1,96

d. Uji Statistik
Zo = (83 - 80) / (7/1001/2) = 4,29
maka Zo > 1,96 Ho ditolak

e. Kesimpulan
Nilai uji Z (4,29) ternyata berada pada daerah yang menolak Ho, oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa uji hipotesis diatastidak memiliki cukup bukti bahwa rata rata panjang balok kayu jati yang dihasilkan tidak sama dengan 80 cm. 

Semoga dapat membantu.. 

METODE ACTIVITY BASED COASTING

Activity Based Costing merupakan metode penentuan HPP (product costing) yang ditujukan untuk menyajikan informasi harga pokok secara cermat bagi kepentingan manajemen, dengan mengukur secara cermat konsumsi sumber daya alam setiap aktivitas yang digunakan untuk menghasilkan produk.

Activity based costing adalah suatu sistem biaya yang mengumpulkan biaya-biaya ke dalam aktivitas-aktivitas yang terjadi dalam perusahaan lalu membebankan biaya atau aktivitas tersebut kepada produk atau jasa, dan melaporkan biaya aktivitas dan produk atau jasa tersebut pada manajemen agar selanjutnya dapat digunakan untuk perencanaan, pengendalian biaya, dan pengambilan keputusan.
 
Konsep Dasar Activity Based Costing  fokus pada aktivitas-aktivitas yang dilakukan untuk menghasilkan produk atau jasa. Menyediakan informasi perihal aktivitas-aktivitas dan sumber daya yang dibutuhkan untuk melaksanakan kejadian atau transaksi yang merupakan pemicu biaya (cost driver) yang bertindak sebagai faktor penyebab dalam pengeluaran biaya dalam organisasi. Aktivitas-aktivitas ini menjadi titik perhimpunan biaya. Dalam sistem ABC, biaya ditelusur ke aktivitas dan kemudian ke produk. Sistem ABC mengasumsikan bahwa aktivitas-aktivitaslah yang mengkonsumsi sumber daya dan bukannya produk.

Kesimpulan : 
Biaya produksi untuk produk yang dihasilkan dapat overstated/understated sehingga dapat mengakibatkan kesalahan dalam menentukan harga yang pada akhirnya akan merugikan perusahaan. untuk mengatasinya perusahaan berusaha menerapkan Activity Based Costing yang memberikan informasi biaya yang lebih akurat dan relevan. Sistem Activity Based Costing juga menyadarkan bahwa penyebab biaya adalah aktivitas, bukan produk. Sistem Activity Based Costing bisa diterapkan di perusahaan yang memakai biaya pesanan maupun sistem biaya proses.

Estimasi atau Pendugaan dalam Ilmu Statistika

Disini saya akan sedikit mengulas tentang Estimasi atau Pendugaan merupakan salah satu cara untuk mengemukakan pernyataan induktif (menyatakan karekteristik induk/populasi dengan mempergunakan karakteristik yang didapat dari cuplikan/sampel). mengapa saya post disini, karena Soal berikut sering muncul pada saat UAS kelas XII

Langsung saja :

Pengetrapan Pendugaan rentang untuk Proporsi Populasi dengan :
  1. Pendugaan rentang untuk beda dua Proporsi dengan Cuplikan Besar
Contoh Soal : 
Suatu Penelitian yang dilakukan oleh sebuah perusahaan sabun cuci WPC dengan mengambil cuplilkan acak sebesar 200 orang, mengungkapkan bahwa 150 mengatakan memakai produk tersebut dan menyukainya. Tentukan Berapa Proporsi seluruh penduduk yang menggunakan dan menyukai produk tersebut. dengan menggunakan 95% derajat kepercayaan.

Penyelesaian :

Diketahui :
Interval Keyakinan (IK = 95%) = 1,96 (lihat tabel normal Z Probabilitas)*
n = 200
x = 150
p = 150/200 = 3/4 = 0.75
op = akar p(1-p)/n = akar 0.75(1-0.75)/200 = (0.0306)

maka proporsi = 0.75 - 1.96 (akar 0.75(1-0.75)/200) = 0.6900
                           0.75 + 1.96 (akar 0.75(1-0.75)/200) = 0.8099

Jadi proporsi seluruh penduduk yang menggunakan dan menyukai produk antara 69% sampai dengan 81%

 
About Us - Copyright © 2024 DIINFOKE - All Rights Reserved
Powered by Blogger